Walikota Bengkulu Hadiri RDP dengan Komisi X DPR RI, Dorong Perhatian Pusat untuk Budaya dan Pariwisata
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI, Selasa (3/2).
Dalam forum tersebut, Walikota Dedy Wahyudi memaparkan bahwa Kota Bengkulu memiliki kekayaan luar biasa berupa situs-situs bersejarah yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Menurutnya, potensi kebudayaan dan pariwisata Bengkulu sangat besar, namun masih memerlukan dukungan konkret, terutama dari sisi kebijakan dan anggaran.
Dedy menyampaikan bahwa momentum RDP ini dimanfaatkan untuk mendorong Komisi X DPR RI agar memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan Kota Bengkulu, khususnya di sektor kebudayaan dan pariwisata.
“Momen Rapat Dengar Pendapat ini saya manfaatkan agar Komisi X DPR RI memberikan perhatian lebih untuk Kota Bengkulu,” ujar Dedy.
Ia juga menyoroti keberadaan dua putri daerah Bengkulu yang saat ini duduk di Komisi X DPR RI, yakni Dewi Coryati dan Puti Guntur Soekarno, cucu dari Pahlawan Nasional Ibu Fatmawati Soekarno.
Menurut Dedy, di antara cucu-cucu Ibu Fatmawati Soekarno, sosok Puti Guntur Soekarno dinilai paling memiliki kemiripan dengan sang nenek, baik secara fisik maupun kedekatan emosional dengan Bengkulu.
“Ibu Puti Guntur Soekarno juga terlihat sangat peduli dengan Kota Bengkulu. Perlu diketahui, Ibu Fatmawati Soekarno merupakan keturunan Kesultanan Indra Pura Mukomuko,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bengkulu secara resmi mengundang Komisi X DPR RI untuk berkunjung langsung ke Kota Bengkulu. Ia juga meminta dukungan nyata, khususnya terkait anggaran pengelolaan cagar budaya serta pengembangan sektor pariwisata.
Tak hanya itu, Dedy turut mengajak cucu-cucu Ibu Fatmawati Soekarno lainnya, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani, untuk berkunjung ke Bengkulu sebagai tanah leluhur.
“Ini adalah kesempatan besar bagi Bengkulu untuk mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat,” pungkas Dedy.