WaliKota Bengkulu Tinjau Lokasi Banjir, Siapkan Normalisasi Sungai dan Kolam Retensi
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - WaliKota Bengkulu, Dedy Wahyudi, turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bengkulu, Minggu (4/1/2026). Salah satu titik yang dikunjungi yakni RT 1 Kelurahan Tanjung Jaya, Kecamatan Sungai Serut, yang dilaporkan mengalami banjir cukup parah hingga merendam puluhan rumah warga.
Dalam kunjungan tersebut, WaliKota Dedy Wahyudi didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Tony Elfian, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, camat, serta lurah setempat.
Di lokasi, Dedy menyusuri kawasan terdampak banjir dan melihat langsung kondisi rumah-rumah warga, baik yang berada di pinggir jalan maupun di bantaran sungai yang terendam air.
Salah seorang perwakilan warga RT 1 Tanjung Jaya, Hikmah Juwita (54), menyampaikan keluhan dan aspirasi masyarakat secara langsung kepada WaliKota. Ia mengungkapkan bahwa banjir yang kerap terjadi disebabkan oleh kondisi sungai yang telah mengalami pendangkalan.
“Sekarang sungai sudah dangkal, Pak. Kami minta dilakukan normalisasi sungai. Kalau dulu sungai ini dalam, jarang terjadi banjir,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, WaliKota Bengkulu Dedy Wahyudi menjelaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa diselesaikan secara instan. Menurutnya, salah satu penyebab utama banjir berasal dari kondisi daerah hulu sungai yang sudah gundul akibat aktivitas pertambangan batu bara yang tidak disertai reklamasi secara maksimal.
“Solusinya tidak bisa abrakadabra atau bimsalabim. Di hulunya sudah gundul akibat aktivitas batu bara. Ini masalah klasik karena reklamasi tidak dilakukan. Akibatnya, meskipun di Kota Bengkulu tidak hujan, banjir tetap terjadi,” jelas Dedy.
Ia menambahkan, langkah konkret yang akan dilakukan pemerintah adalah melakukan normalisasi sungai serta membangun kolam retensi untuk mengurangi potensi banjir di wilayah terdampak.
“Solusinya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi. Saat ini masih dalam proses, termasuk ganti rugi lahan. Diperkirakan pertengahan tahun ini sudah ada pembayaran dari Balai Wilayah Sungai VII,” ungkapnya.
Selain meninjau lokasi banjir, WaliKota Bengkulu juga menyerahkan bantuan pangan berupa makanan siap saji kepada warga RT 1 Kelurahan Tanjung Jaya sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah daerah terhadap warga terdampak.
Usai dari Tanjung Jaya, WaliKota Dedy Wahyudi melanjutkan peninjauan ke wilayah Kelurahan Rawa Makmur yang juga terdampak banjir, khususnya di ruas Jalan Kalimantan. Ia menyampaikan bahwa salah satu solusi untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut adalah dengan meninggikan badan jalan.
“Kita akan meninggikan ruas Jalan Kalimantan karena di sini sudah rutin terjadi banjir,” katanya.
Dedy mengaku akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Bengkulu, mengingat status Jalan Kalimantan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
“Segera kita komunikasikan supaya tahun ini juga bisa dilaksanakan pekerjaan jalan,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Bengkulu memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi banjir serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat penanganan banjir, baik jangka pendek maupun jangka panjang.