WaliKota Dedy Wahyudi Sapa Pasien RSUD Harapan dan Doa, Tekankan Pelayanan Humanis
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Usai menghadiri acara Pencanangan Persiapan Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan dan Doa Kota Bengkulu, WaliKota Bengkulu Dedy Wahyudi menyempatkan diri menyapa para pasien yang tengah mengantre pelayanan, Senin (15/12/2025).
Didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Tony Elfian serta Direktur RSUD Harapan dan Doa dr. Lista Cherlyviera, MM, Wali Kota Dedy berkeliling menyambangi sejumlah titik pelayanan rumah sakit. Mulai dari antrean apotek, pendaftaran rawat inap, hingga pasien yang menunggu panggilan dokter, tak luput dari perhatiannya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy tidak hanya sekadar menyapa, namun juga mempraktikkan secara langsung cara berinteraksi yang ramah dan humanis dengan pasien. Ia berdialog ringan, menanyakan kondisi kesehatan, serta memberikan motivasi kepada pasien dan keluarga yang tengah menunggu pelayanan.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu itu disambut antusias oleh pasien dan keluarga pasien. Mereka tampak senang dan membalas sapaan dengan senyum, bahkan beberapa di antaranya langsung menyampaikan keluhan kesehatan yang dialami.
Salah seorang pasien ibu-ibu mengaku sedang menderita sakit asam urat. Mendengar hal tersebut, Dedy langsung memastikan agar pasien mendapatkan pelayanan medis yang cepat dan baik, sekaligus mendoakan kesembuhan.
“Harap sabar sebentar menunggu ya, Bu. Insya Allah nanti segera diperiksa dan diberi obat supaya lekas sembuh. Untuk asam urat, sementara hindari dulu kacang-kacangan, perbanyak istirahat dan jaga pola makan,” ujar Dedy memberi semangat.
Dedy menegaskan, pelayanan kepada pasien merupakan hal utama yang harus dijaga oleh seluruh jajaran rumah sakit. Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi rumah sakit.
“Yang paling utama adalah sapa, salam, dan senyum yang ramah kepada pasien. Itu harus menjadi budaya dalam pelayanan,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, WaliKota Bengkulu berharap RSUD Harapan dan Doa tidak hanya siap secara administrasi dalam menghadapi akreditasi, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berkualitas bagi masyarakat.