Di Balik Gelap Petromak, Harapan Ibu Sundari Akhirnya Menyala
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Senyum haru terpancar dari wajah Ibu Sundari (58), warga Desa Cawang Baru, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, saat rumah sederhananya didatangi Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, Jumat (27/2).
Sudah dua tahun Ibu Sundari menjalani hidup seorang diri setelah sang suami berpulang. Sejak itu, hari-harinya dilalui dalam keterbatasan. Ia tinggal di rumah berdinding papan kayu, beralaskan kasur tipis, dan memenuhi kebutuhan makan dari hasil kebun seadanya.
Tanpa aliran listrik, malam menjadi waktu paling sunyi. Hanya cahaya lampu petromak yang menerangi rumah kecilnya setiap malam. Gelap dan sepi seolah menjadi teman setia perempuan paruh baya itu.
Kedatangan Gubernur Helmi Hasan menjadi momen yang tak pernah ia bayangkan. Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Sundari mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap dirinya.
“Saya tidak menyangka rumah saya didatangi Pak Gubernur. Selama ini hidup sendiri, kadang merasa susah, apalagi kalau malam gelap. Alhamdulillah sekarang dibantu, saya sangat berterima kasih,” ujarnya lirih.
Ia berharap, rumahnya bisa segera diperbaiki agar lebih layak huni. “Mudah-mudahan kalau sudah ada listrik saya tidak pakai lampu minyak lagi. Terima kasih banyak kepada Pak Gubernur dan semua yang sudah peduli,” tambahnya.
Setelah melihat langsung kondisi rumah tersebut, Helmi Hasan menilai hunian Ibu Sundari sangat layak menerima bantuan pemasangan listrik gratis sekaligus rehabilitasi rumah. Dalam kesempatan itu, bantuan sembako dan uang tunai turut diserahkan untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
“Semoga ini bisa sedikit membantu. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak merasa sendiri,” ujar Helmi.
Ia juga meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk merehabilitasi rumah Ibu Sundari dengan bantuan senilai Rp31 juta. Proses pembangunan diharapkan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan aparatur desa setempat.
Selain itu, Gubernur mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi warga di lingkungan sekitar.
“Kalau ada tetangga yang membutuhkan bantuan, segera laporkan ke kepala desa atau lurah agar pemerintah bisa cepat hadir membantu,” pesannya.
Program bantuan ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi masyarakat kurang mampu. Sebanyak 2.024 Rumah Tangga Miskin (RTM) di seluruh Provinsi Bengkulu menerima pemasangan listrik gratis berdaya 900 VA. Khusus di Kabupaten Rejang Lebong, sebanyak 19 rumah tangga telah merasakan manfaat program tersebut.
Di rumah berdinding kayu itu, harapan kini kembali menyala. Bukan lagi sekadar cahaya lampu petromak, melainkan secercah kepastian bahwa negara hadir untuk warganya yang paling membutuhkan.