Diduga Ada Permainan, Selisih Harga Soal Ujian SD di Kabupaten Tanggamus Menjadi Polemik
Tanggamus, Jurnalbengkulu.com - Dugaan Mark Up atas ditunjuknya CV Anugrah dan CV Promedia untuk mencetak soal ujian untuk Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tanggamus menjadi polemik dan tanda tanya para kepala sekolah serta tenaga pengajar lainnya.
Diketahui, dua CV yang berbeda tersebut dipercaya untuk mencetak soal ujian SD yang Sudah berlangsung dari tanggal 3 Oktober 2022 dan akan selesai pada tanggal 10 Oktober 2022. Berdasarkan data, dari dua CV tersebut, sangat jelas ada perbedaan selisih harga perlembar soal.
CV Anugrah menetapkan harga tujuh belas ribu rupiah (Rp. 17.000,-) perlembar mata pelajaran. Sedangkan CV Promedia menetapkan harga enam belas ribu lima ratus rupiah (Rp.16.500,-) perlembar mata pelajaran.
Dikonfirmasi langsung di kantornya, Sutini S. Pd yangmerupakan kepala sekolah SDN 1 Sinar Saudara Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus mengatakan, "saya nggak tau pak, masalah CV A atau CV B yang menerbitkan atau mencetak untuk soal ulangan. saya nggak faham pak, yang jelas Memang ada dua CV yang mencetak soal ulangan. kalau saya ngambil yang di terbitkan CV Anugrah harganya juga kita sudah tau, tujuh belas ribu rupiah per lembarnya tutur, Jumat (7/10/22).
Terpisah, media ini mencoba mendatangi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus untuk meminta keterangan dengan kordinator SPLP, SOLIHIN S, Pd. M,Pd I terkait selisish harga soal ujian yang di terbitkan oleh CV Anugrah dan CV Promedia meskipun kualitas kertas sama dan kurikulum pun sama.
Ternyata yang bersangkutan tidak ada di ruangan/kantor, kami mencoba menghubungi via telepon, ternyata beliau di lapanggan untuk monitoring di beberapa sekolah.
KSPLP Solihin mengatakan, "ya, memang benar, memang ada dua perusahaan atau CV yang menerbitkan untuk soal ulangan untuk Sekolah Dasar. Itupun Hak dari sekolah masing-masing untuk memilih perusahan mana yang mau di pakai, tidak ada yang mengarahkan, apalagi kalau mengintimidasi untuk mengarahkan kesatu perusahaan".
Surya Gunawan S, Pd yang merupakan kepala sekolah SDN Sridadi Kecamatan Wonosobo yang berhasil kita temui di kantornya, beliau menjelaskan, "wajar kalau ada polemik seperti ini Terkait dua CV yang menerbitkan. Apalagi ada selisih perbedaan harga".
"kalau saya ngambil yang di terbitkan CV Promedia, karna selisih perbandingannya lima ratus , wajar dong kalo mutu kertasnya sama, kurikulumnya pun sama, harganya pun relatif murah, enam belas ribu lima ratus rupiah", tambah Gunawan.
Sementara itu, kami mencoba mengkonfirmasi langsung ke percetakan CV Anugrah di Pekon Gisting Bawah yang beralamat di Jalan Raya Gisting Bawah Kecamatan Gisting. Ega, selaku setting mengatakan, "harga yang di setor oleh sekolah, dengan sistim SIPLAH itu lima belas ribu rupiah (Rp.15.000,-).
Kemudian, kita coba konfirmasi ke percetakan CV Promedia dan bertemu langsung dengan Bapak Yazid Baiduwi, ST. Beliau menyampaikan, kalau CV Promedia kami menerima sesuai kesepakatan yaitu enam belas ribu lima ratus rupiah. Pembayaran tersebut melalui SIPLAH.(Aswan/Manap)