Dugaan Korupsi BLT DD Oleh Oknum Kepala Pekon di Kecamatan BNS
Tanggamus, Jurnalbengkulu.com - Masih ada pemerintah Pekon yang kurang Transparannya untuk merealisasi bantuan langsung tunai dana desa,hal tersebut masih terjadi di Pekon Banding kecamatan bandar negeri semuong(BNS).
Berdasarkan yang kami himpun di lapangan,atas informasi dari masyarakat ke awak media, prihal bantuan langsung tunai tersebut,pemerintah Pekon banding kecamatan bandar negeri semuong masih tidak menghiraukan peraturan presiden(perpres)UU nomor 2 tahun 2020 tentang langkah"teknis penanggan dampak vandemi covid 19 di tanah air,di antaranya implementasinya untuk fokus ke bantuan langsung tunai dana desa.
"Sesuai pasal 33 ayat(5) PMK 190 tahun 2021 disebutkan,bahwa besaran BLT dana desa 2022 di tetapkan Rp 300 ribu untuk bulan pertama sampai dengan bulan kedua belas per keluarga penerima manfaat(KPM).
Ketika di konfirmasi di kediaman nya sumber berita membenarkan untuk penyaluran BLT DD itu memang betul adanya, sudah tiga kali penyaluran nya,dalam satu dalam setiap penyaluran nya cuma 450 ribu,jadi dalam satu bulan penyaluran nya di kalkulasi kan cuma 150 ribu rupiah terang Nara sumber.
Masih kata sumber,"yang identitasnya gak mau di expos di media,"ya memang betul saya mendapat bantuan langsung tunai dana desa,(BLT DD)cuma 450 ribu,sudah tiga kali pembagian,setiap pembagian nya dalam satu kali pembagian nya cuma segitu,"cuma 450 ribu jelas sumber ke awak media sumber.Rabu 7/9/22.
"Lanjut kata sumber,"jadi kami sebagai masyarakat awam kami bertanya" ke Pekon tetangga kami,ternyata di Pekon" lain itu untuk penyaluran nya itu 300 ribu perbulannya jadi klok tiga bulan itu nominalnya 900ribu,tapi kenyataan nya di Pekon kami,' Pekon banding ini cuma 150ribu perbulannya terang sumber dengan nada kecewa."apa bedanya Pekon banding dengan Pekon Pekon lain pungkas sumber.
Di waktu terpisah kami mencoba investigasi ke sumber yang berbeda," namun jawaban yang sama kami dapati untuk penyaluran BLT DD di Pekon banding ini memang betul yang kami terima itu hanya 450 ribu bang,"ini memang dari awal, dari termin pertama kami cuma dapat 450 ribu termin kedua dan ketiga memang 450 itu yang kami terima," untuk alasannya di potong kami tidak tau dan tidak pernah di kasih tau tandas sumber berita.Kami dari pihak media mencoba mendatangi balai pekon banding ternyata sudah tutup,di jam 13 30 wib,kami mencoba menghubungi oknum kepala Pekon banding via telpon,sudah beberapa kali kami hubunggi belum ada tanggapan dari oknum kepala Pekon banding,
"Kamis 8 September 22,kami kembali mencoba menghubungi oknum Kakon banding via whapsap,"Alhamdulillah ada respon dari sang kepala Pekon
"Dari konfirmasi kami via whapsap Kakon membenarkan,terkait penyaluran BLT DD di Pekon banding kecamatan BNS,"iya betul bang,memang yang kami salurkan itu per KPM nya 450rb,Karna yang mendapat bantuan BLT DD di Pekon kami itu jumlah nya 176 KPM dan itu hasil musyawarah Pekon,dan masyarakat sendiri yang meminta pembagian nya merata supaya masyarakat semuanya dapat tutur kepala Pekon banding.
Tidak berhenti di situ,kami awak media mencoba menghubungi pihak dinas PMD kabupaten Tanggamus untuk konfirmasi terkait laporan pertanggung jawaban(LPJ) Pekon banding untuk penyaluran BLT DD,"kata pihak dinas PMD kabupaten Tanggamus,"klok laporan pertanggung jawaban(LPJ) itu untuk Pekon banding kecamatan BNS delapan puluh delapan KPM,klok untuk LPJ nya bang,..jawaban dari pihak dinas PMD kabupaten Tanggamus.(manap/buyung)