OJK Bengkulu Gelar Diskusi dan Klarifikasi Kehumasan, Humas Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka kepada Insan Media
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu menggelar diskusi dan klarifikasi terkait kehumasan bersama para awak media di Arich Restaurant, Selasa (09/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penyampaian klarifikasi resmi dari pihak OJK Bengkulu menyusul insiden yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.
Acara tersebut dibuka oleh Ayu Laksmi Sintya Dewi, dan turut dihadiri oleh jajaran OJK Bengkulu seperti Kemedo, Hilda, Hans Gultom, Sarah, dan Rahmat, serta seluruh perwakilan asosiasi media Bengkulu, wartawan, dan pimpinan media online maupun cetak.
Dalam sambutannya, Humas OJK Bengkulu Derta Susianti menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada seluruh rekan media. Ia mengakui adanya kekhilafan pribadi yang memicu situasi kurang menyenangkan pada momen sebelumnya.
"Jujur karena khilaf dan terpancing emosi, saya atas nama pribadi dan Humas OJK Bengkulu memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan media atas tindakan yang tidak baik, atas peristiwa beberapa waktu lalu. Harapan saya, sinergi antara OJK dan media tetap baik untuk ke depannya," ujar Derta.
Diskusi berlangsung hangat, dengan harapan hubungan kemitraan antara OJK Bengkulu dan insan pers dapat semakin solid, terbuka, dan saling mendukung dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Derta juga meminta masukan dari para wartawan yang hadir agar kehumasan OJK dapat semakin baik dan terbuka, terutama dalam memberikan informasi yang dibutuhkan publik. Perwakilan wartawan, Iyud Mursito, menyampaikan terima kasih atas inisiatif silaturahmi tersebut dan menegaskan bahwa miskomunikasi yang terjadi merupakan hal wajar dan dapat menjadi momentum perbaikan. Ia berharap humas OJK dapat lebih transparan dan aktif memberikan edukasi serta informasi terbaru kepada masyarakat.
Wartawan lainnya, Iksan Agus Abraham, juga menyampaikan pandangannya. Ia mengingatkan bahwa OJK Bengkulu berdiri 14 tahun lalu dan selama itu hubungan dengan media selalu berjalan baik. Menurutnya, kondisi saat ini memang penuh tantangan, namun komunikasi tetap harus dijaga. Iksan menegaskan bahwa wartawan bekerja berdasarkan kebutuhan konfirmasi dan informasi, sehingga keterbukaan OJK sangat penting.