Proyek Multi years Jalan Kerkap–Lais Progres Capai 19,06 Persen Secara Komulatif
JurnalBengkulu.com, Bengkulu Utara - Pembangunan ruas Jalan Kerkap menuju Lais terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Proyek strategis yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp94,939 miliar itu kini mencatat progres signifikan dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027.
Peningkatan jalan sepanjang 20,78 kilometer dengan penanganan efektif 10,2 kilometer tersebut dikerjakan melalui skema kontrak multiyears yang dimulai sejak 18 November 2025 hingga 31 Desember 2027.
Pelaksana kegiatan dari PT Galih Medan Persada, Ir. Saparuddin, ST, menjelaskan bahwa proyek dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun anggaran. Pada tahun 2025 dialokasikan dana sebesar Rp17 miliar, tahun 2026 sebesar Rp20 miliar, dan tahun 2027 sebesar Rp57,9 miliar.
"Hingga saat ini progres pekerjaan kumulatif tahun 2025 hingga 2026 telah mencapai 19,06 persen. Sementara progres pekerjaan tahun berjalan per 4 Juni 2026 sudah mencapai sekitar 79 persen," ungkap Saparuddin.
Ia menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa pengaspalan, tetapi juga peningkatan kapasitas jalan melalui pelebaran badan jalan sepanjang 10,2 kilometer. Sebanyak 3,3 kilometer diperlebar dari 6 meter menjadi 7,5 meter, sedangkan 6,9 kilometer lainnya diperlebar menjadi 7 meter.
Selain itu, proyek juga mencakup pekerjaan galian pinggir jalan selebar 1,95 meter serta penguatan struktur jalan menggunakan beberapa lapisan material untuk meningkatkan daya tahan konstruksi.
Struktur jalan dibangun dengan lapisan sirtu setebal 15 sentimeter, Base B 15 sentimeter, Base A 20 sentimeter, dan Base S 20 sentimeter. Sementara lapisan perkerasan aspal menggunakan AC Base setebal 16 sentimeter, AC BC 7,5 sentimeter, dan AC WC 5 sentimeter.
Kepala Satker PJN Wilayah I, Tendy, menegaskan bahwa proyek peningkatan Jalan Lintas Kerkap-Lais merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Bengkulu Utara.
"Pekerjaan jalan ini dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2027 nanti, dan saat ini progresnya terus berjalan sesuai perencanaan," ujar Tendy.
Dengan peningkatan kualitas dan kapasitas jalan tersebut, akses transportasi masyarakat di jalur Kerkap–Lais diharapkan semakin lancar, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.